Circle Gallery

Senin, 25 Maret 2019

Ketua DPR : Hambatan UNBK Harus Segera Ditangani

KETUA DPR Bambang Soesatyo minta pemerintah memberi perhatian khusus pada faktor hambatan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hambatan itu bisa dihilangkan jika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) segera bersinergi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). 

Ketua DPR prihatin karena UNBK tahun ini belum sepenuhnya bisa diikuti oleh seluruh siswa. Sebanyak 39 persen peserta ujian masih berbasis kertas. UNBK belum bisa menyeluruh karena masih ada sejumlah daerah yang belum terjangkau jaringan internet. Di Pulau Jawa sekali pun, belum semua sekolah bisa mengikuti UNBK karena masih ada daerah yang belum terjangkau jaringan internet. 

Selasa, 12 Maret 2019

DUKUNG TANGGAL 21 MEI SEBAGAI HARI NELAYAN NASIONAL


SERANG - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung penuh usulan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk menetapkan tanggal 21 Mei sebagai Hari Nelayan Nasional. Usulan tersebut harus segera disambut positif oleh pemerintah guna melengkapi visi Presiden Joko Widodo yang menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.

“Sebelum Pemilu 17 April 2019, pemerintah harus menegaskan adanya Hari Nelayan Nasional. Penegasan tersebut sebagai tanda negara telah hadir mengakui keberadaan para nelayan. Melalui penetapan Hari Nelayan Nasional, akan melengkapi tiga pilar misi pembangunan laut sebagai masa depan bangsa, yakni kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan,” ujar Bamsoet saat menghadiri deklarasi #NelayanJokowi di Serang, Banten, Senin (11/03/19).

Sejumlah tokoh nasional tampak hadir dalam acara tersebut, antara lain Menteri Koordinator Kemaritiman Jenderal TNI (purn) Luhut Binsar Panjaitan, Anggota Komisi XI DPR RI Ahmadi Noor Supir (F-Golkar), Ketua HNSI Mayjen (purn) Yussuf Solichien, Ketua Tim Bravo-5 Jenderal TNI (purn) Fachrul Razi, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Teritorial Pusat Pengendalian dan Pemenangan (Pusdal) SOKSI Lawrence Siburian.

Rabu, 06 Maret 2019

"Setiap Anggota Polisi Harus Tahu Bentuk Narkoba dan Dampaknya"

SERANG - Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah (Satbrimob) Provinsi Banten  bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten melakukan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba. Bertempat di Markas Satbrimob Polda Banten, Rabu 6 Maret 2019. Tidak kurang dari 245 personel Satbrimob Polda Banten mengikuti kegiatan tersebut.

Hadir memberikan materi penyuluhan, Kepala Seksi Pencegahan BNNP Banten, Ainul Mardhiah SKM, dibantu oleh petugas tes urine, Asti Maulidiati SPd dan Hapiki David. Dalam paparannya, Ainul Mardhiah yang berlatar-belakang Ilmu Kesehatan Masyarakat- ini menyampaikan bahwa dalam rangka mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di masyarakat, setiap anggota polisi harus mengetahui dan memahami bentuk-bentuk barang haram tersebut, dan dampaknya bagi penggunanya.

Sabtu, 02 Maret 2019

SEPEDA SEHAT-PESTA RAKYAT DIHARAPKAN MENDINGINKAN SUASANA POLITIK


BANDUNG, KABARJABAR.CO.ID-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai bentang alam, kebudayaan dan kearifan lokal yang berada di setiap daerah merupakan penguat jati diri bangsa Indonesia. Tidak semua negara bangsa punya ketiga elemen tadi. Tapi di Indonesia, setiap daerahnya justru memiliki karakter yang berbeda dari segi alam, kebudayaan, maupun kearifan.

"Keanekaragaman tersebut harus diangkat agar bisa dikembangkan menjadi potensi ekonomi bagi masyarakat lokal. Tanggung jawab ini bukan hanya milik pemerintah pusat maupun daerah saja, melainkan juga harus didukung pelaku usaha mulai dari UMKM sampai ke level konglomerasi besar," ujar Bamsoet saat membuka acara 'ARDINDO Gowes dan Pasar Rakyat 2019' di Lapangan Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Mapolda Jabar), Bandung, Sabtu (02/03/2019).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Akhmad Wiyagus, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Barat Cucu Sutara dan Ketua ARDINDO Jawa Barat Nana Mulyana.

Sabtu, 23 Februari 2019

GOLKAR dan JOKOWI BERTEKAD MEMPERKUAT DESA


PURBALINGGA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan seluruh kader Partai Golkar di DPR RI, bersama pemerintahan Presiden Joko Widodo akan terus memperkuat desa agar dapat sejahtera, mandiri dan inovatif. Adanya program dana desa (DD) merupakan salah satu buah demokrasi yang harus disyukuri.

"Tahun 2019, DPR RI bersama pemerintah menaikkan alokasi dana desa dari sekitar Rp 60 triliun menjadi sekitar Rp 70 triliun. Selama empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, alokasi dana desa sudah mencapai Rp 187 triliun dengan penyerapan mencapai Rp 181 triliun. Semua digunakan oleh masyarakat desa untuk penyelenggaraan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan desa," ujar Bamsoet usai melantik kader dan saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Tim Pemenangan Bambang Soesatyo putaran hari keenam setelah Banjarnegara, di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (23/02/2019).

Jumat, 25 Januari 2019

Dua Siswa PPWI-Gambatte Berhasil Selesaikan Ujian Calon Magang Jepang


Rama Septian dan Bierhoff Doniaro
JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) secara rutin melaksanakan seleksi Calon Siswa Magang Jepang, baik skala nasional maupun di daerah-daerah. Seperti halnya saat ini, Kemenaker sedang menyelenggarakan seleksi nasional dimaksud selama 5 hari, 21-25 Januari 2019, bertempat di BLK Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 387 pria dan 36 wanita usia 18-26 tahun mengikuti seleksi tersebut.

Pada seleksi kali ini, dua siswa binaan PPWI-Gambatte Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Kwarta Mulia Bogor ikut serta, dan berhasil menyelesaikan seluruh mata ujian dengan baik. Kedua siswa PPWI-Gambatte itu adalah Rama Septian (20 tahun), warga Bogor-Jawa Barat dan Bierhoff Doniaro Marbun (20 tahun), juga warga Bogor-Jawa Barat.

Senin, 14 Januari 2019

Ketua DPR : Insya Allah, Februari Satu KNPI

Bamsoet memfasilitasi pertemuan KNPI pimpinan Abdul Azis dan KNPI pimpinan Noer Fajrieansyah
JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap perpecahan di dalam tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dapat segera mungkin diselesaikan. Terlebih, baik KNPI pimpinan Abdul Azis dan KNPI pimpinan Noer Fajrieansyah serta Haris Pertama telah sepakat menyatukan kembali KNPI yang terbelah.

"Alhamdulilah dari pertemuan dengan Abdul Azis dan Noer Fajrieansyah, dan sebelumnya Haris Pertama, semua pihak sudah menemui titik temu. Insya Allah pada bulan Februari nanti kita akan saksikan satu KNPI. Apakah nanti akan dibentuk presidium sebagai bentuk kepemimpinan yang kolektif kolegal, kita serahkan kepada Azis dan Fajri serta Haris sebagai representasi Kongres Bogor untuk mengatur teknisnya lebih lanjut," ujar Bamsoet usai memfasilitasi pertemuan KNPI pimpinan Abdul Azis dengan KNPI pimpinan Noer Fajrieansyah, di ruang kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Senin (14/1/2019).

NEWS UPDATE

Jadwal Penerbangan Bandara Husein Sastranegara Bandung

Info Cuaca Jawa Barat